November 19, 2016

Sosiologi Sebagai ilmu Masyarakat dan Lingkungan

Halo hari ini saya akan memberikan sebuah artikel tentang sosiologi dengan judul "Sosiologi Sebagai ilmu Masyarakat dan Lingkungan" Di artikel ini saya akan memberikan : Pengertian dari Sosiologi, latar belakang lahirnya sosiologi, perintis lahirnya sosiologi, perkembangan sosiologi di indonesia, serta kegunaan, peran sosiologi, ciri-ciri dan sifat hakekat sosiologi. Berikut artikelnya untuk anda.

Sosiologi Sebagai ilmu  Masyarakat  dan Lingkungan

a. Pengertian Sosiologi

Istilah sosiologi pertama kali digunakan oleh Auguste comte. Istilah sosiologi secara Harfiah berasal dari kata 'socius' yang artinya teman dan 'logos'yang artinya ilmu. Penggabungan keduanya, secara umum menghasilkan pengertian sosiologi, yaitu suatu ilmu tentang hubungan antar teman dengan teman.
Secara lebih luas pengertian sosiologi adalah sebagai berikut:

  • Ilmu yang mempelajari hubungn antara manusia dengan kelompoknya (Reucek dan Warren)
  • Kajian ilmiah tentang hubungan (Bruce J. Cohen)
  • Penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya yaitu organisasi sosial (William Ogburn dan Mayer Nimkoff)
  • Ilmu yang mempelajari:
  1. Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial 
  2. Hubungan dan saling pengaruh antara gejala-gejala non sosial
  3. Ciri-ciri umum dari pada semua gejala sosial 
  • Ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial (Selo Soemarjan dan Soelaiman Soemardi)
  • Ilmu yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan, yakni hubungan diantara manusia, Manusia dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok (Mayor Polak)
  • Ilmu yang mempelajari hidup bersama dalam masyarakat dan menyelidiki ikatan-ikatan antar manusia yang menguasai kehidupan itu


b. Latar Belakang Lahirnya sosiologi

Lahirnya Sosiologi berkaitan dengan serangkaian perubahan panjang yang melanda eropa barat yaitu:
  1. Terjadinya reformasi gereja yang dipelopori oleh Marthin Luther
  2. Terjadinya revolusi industri di inggris yang mengakibatkan munculnya kapitalisme, sosialisme terjadinya urbanisasi, meningkatnya individualisme dan berkembangnya kepercayaan pada diri sendiri
  3. Terjadinya revolusi politik di Prancis (Revolusi Prancis)
  4. Lahirnya ilmu pengetahuan modern
Serangkaian perbuhan panjang tersebut nantinya mengakibatkan terjadinya berbagai kekacuan dan terkikisnya keakraban dalam hubungan antar masyarakat. Sejak itulah lahir ilmu sosiologi yang mengkaji hubungan antar warga masyarakat yang nantinya memberikan sumbangan besar bagi terciptanya ketertiban dan kemajuan masyarakat.



c. Perintis Lahirnya Sosiologi

Sosiologi lahir pada abad ke-19 di eropa. Tokoh yang dianggap sebagai Pemuka Pemikiran Sosiologi atau Master of Sociologist Thought ialah:
  1. Auguste Comte (1798-1857) Ahli filsafat Prancis ia dianggap sebagai "Bapak Sosiologi". Karyanya yang terkenal adalah "Crouse de Philoshopie Positive"
  2. Emile Durkheim (1858-1917) Ilmuwan Prancis ia dianggap sebagai "Bapak Metodologi Sosiologi". Karyanya yang terkenal adalah "Rules of Sociologi Method"
  3. Herbert Spencer (1820-1903) Ahli filsafat Inggris Karyanya yang terkenal berjudul "The principles of Sociology"
  4. Max Weber (1864-1920) Ahli hukum Jerman Karyanyayang terkenal berjudul "The Theory of Sosial and Ekonomic Organization"
  5. Karl Mark (1818-1883) Ahli sejarah  dan Filsafat Jerman karyanya yang terkenal "The Communist Manifesto"


d. Perkembangan Sosiologi di Indonesia

Pada asa sebelum kemerdekaan ilmu sosiologi yang berkembang di indonesia bukan merupakan ilmu pengetahuan murni melainkan hanya berfungsi:
  1. Sebagai landasan untuk mengkaji ajaran tata hubungan antar manusia dan pendidikan Misalnya ajarang "Wulang ren" tentng hubungan antar manusia yang berbeda-beda karya dari Sri Paduka Mangkunegoro IV dari Surakarta, dan ajaran Ki Hajar Dewantara tentang "Kepemimpinan dan Kekeluargaan Indonesia" yang diterapkan disekolah Taman Siswa.
  2. Sebagai Ilmu Pembantu Bagi Ilmu-Ilmu pengetahuan lainnya. Misalnya tulisan-tulisan sarjana Belanda seperti Snouck Hurgronje, C Van Volen, Ter Haar, Duyvendak, dll.
  3. Sebagai pelengkap bagi mata pelajaran ilmu hukum. Hal ini mulai diterapkan pada sekolah Tinggi Hukum di jakarta Setelah Indonesia Merdeka, untuk pertama kalinya Prof. Mr. Soenario Kolopaking memperkenalkan ilmu sosiologi pda Akademi politik di Yogyakarta sekitar tahun 1948. Sejak itu banyak mahasiswa dan sarjan Indineisa seperti, Djody Gondokusumo, Hassan Shadily, Mayor Polak, Selo suemarjan, Soelaiman, Soemardi, dll.


e. Kegunaan dan Peran Sosiologi

  • Bagi Individu
  1. Membantu seseorang agar dapat mengendalikan dirinya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Membantu seseorang agar mengenal dirinya sendiri, batas-batas sumber potensi dan perananya dalam masyarakat
  3. Membantu seseorang untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dimana ia hidup, dengan masyarakat yang selalu dan bekembang supaya tidak ketinggalan dalam bertindak
  • Bagi Masyarakat
  1. Membantu mencipakan keteraturan dan kedamaian  hidup dalam masyarakat.
  2. Membantu memecahkan masalah-masalah yang timbul di masyarakat atau lingkungannya
Selanjutnya menurut Hortondan Hunt peran seorang sosiolog dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai ahli riset
  2. Sebagai konsultan kebijaksanaan
  3. Sebagai teknisi (sosiolog klinis)
  4. Sebagai Guru atau pendidik
  5. Sebagai pekerja sosial

f. Ciri-ciri dan sifat hakekat Sosiologi

Ciri-ciri pokok sosiologi adalah sebagai berikut:
  1. Sosioloi bersifat empiris. Artinya di dasarkan pada observasi-observasi terhadap segala kenyataan di masyarakat
  2. Sosiologi bersifat teoritis, artinya merupakan abstraksi dari hasil-hasil observasi yang menjelaskan hubungan kausalitas
  3. Sosiologi bersifat akumulatif, artinya teori sosiologi dibentuk atas dasar teori-teori lama yang kemudian disempurnakan
  4. Sosiologi bersifat nonetis, artinya yang dipersoalkan bukan baik buruknya fakta, tetapi bertujuan untuk memperjelaskan fakta-fakta secara analitis
Adapun sifat hakikat sosiologi sebagai berikut:
  1. Sosiologi termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial yang objek studinya adalah masyarakat
  2. Sosiologi bukan disiplin ilmu yang normative tetapi kategoris, artinya sosiologi hanya membatasi diri dari apa yang terjadi dewasa ini dan bukan yang seharusnya terjadi
  3. Sosiologi merupakan ilmu murni dan bukan ilmu terapan, artinya sosiologi bertujuan untuk mengembangkan ilmu secara teoritis
  4. Sosiologi bersifat Abstrak, artinya yang diperlihatkan adalah bentuk dan pola-pola peristiwa dalam masyarakat
  5. Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian-pengertian dari polo-pola umum, sehingga berupa ilmu umum

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.