June 6, 2016

Proses Pembentukan Batuan Lengkap

Hari ini, kami akan memberikan sebuah artikel tentang proses pembentukan batuan. Berikut penjelasannya untuk anda.


Proses Pembentukan Batuan
Bumi kita terdiri atas beberapa lapisan. Lapisan terluar terdiri dari Bumi kita disebut kulit atau kerak bumi. Kerak bumi merupakan bagian yang keras berisi batuan. Berdasarkan proses terbentuknya, batuan dikelompokkan menjadi batuan beku, batuan sedimen/endapan, dan batuan metamorf/malihan.

Batuan Beku
Di dalam perut bumi terdapat cairan pijar yang sangat panas. Cairan pijar yang terdapat di dalam perut bumi disebut magma. Magma dapat menjalar pada celah-celah kulit bumi, kemudian sampai ke permukaan kulit bumi. Magma yang berada dan mengalir di permukaan Bumi disebut lava. Ketika hujan, lava akan bercampur dengan air. Lava yang tercampur dengan air disebut lahar. Di dalam bumi, magma mengalami pendinginan sehingga membeku menjadi batuan beku dalam. Lava dan lahar mengalami pendinginan sehingga membeku menjadi batuan luar. Dari penyataan diatas, dapat disimpulkan bahwa Batuan beku adalah batuan yang berasal dari magma, lava, dan lahar yang mendingin serta membeku.


Jenis Batuan Beku
Ciri-Ciri
Cata terbentuknya
Kegunaan
Batu Apung
Warna keabu-abuan, berpori-pori halus, bergelembung, ringan, dan terapung dalam air.
Terbentuknya dari pendinginan cepat, lava yang telah bercampur dengan air di permukaan bumi dan berisi gelembung gas.
Menghaluskan kayu, hiasan kolam, hiasan aquarium, menggosok alat-alat rumah tangga, dan lain-lain.
Batu Obsidian
Warna hitam seperti kaca, tidak ada kristal-kristal.
Terbentuknya dari lava yang mendingin di permukaan bumi dengan cepat.
Mata tombak dan mata panah yang digunakan manusia zaman dahulu.
Batu Granit
Terdiri dari kristal kasar, warna putih sampai abu-abu, kadang-kadang jingga.
Terbentuk dari magma yang berada dalam tanah karena proses pendinginan yang lambat.
Untuk ubin, hiasan lantai, hiasan dinding.
Batu Basal
Warna hijau keabu-abuan, berlubang-lubang, terdiri dari kristal-kristal yang sangat kecil.
Terbentuk dari pendinginan lava panas dan penguapan gas sehingga pada permukaannya terbentuk lubang-lubang.
Untuk patung arca.

Batuan endapan atau batuan sedimen
Batuan beku pada permukaan bumi mengalami pelapukan oleh air, angin, dan sebagainya. Lapukan batuan beku sedikit demi sedikit mengendap membentuk batuan. Jadi yang dimaksud batuan endapan adalah batuan beku yang terbentuk dari pengendapan atau sedimentasi lapukan batuan beku.


Jenis Batuan Sedimen
Ciri-Ciri
Cata terbentuknya
Kegunaan
Batu Konglomerat
Material kerikil bulat, batu-batu dan pasir yang merekat satu sama lainnya.
Terbentuk dari batuan berbentuk bulat, batu-batu kecil, dan pasir yang dimampatkan atau dipadatkan oleh pengendapan atau sedimentasi.
Untuk bahan bangunan.
Batu Pasir
Jelas terlihat dari butir-butir pasir, warna abu-abu, kuning, merah.
Terbentuk dari butir-butir pasir yang dimampatkan oleh tekanan dan sedimentasi.
Untuk bahan bangunan.
Batu Serpih
Lunak, baunya seperti tanah liat, butir-butir batuan halus, warna hijau, hitam, kuning, merah, abu-abu.
Terbentuk dari tanah liat yang diubah menjadi masa batuan yang berlapis-lapis oleh sedimentasi.
Batu untuk mengasah pisau.
Batu Gamping (Kapur)
Agak lunak, warna putih keabu-abuan, membentuk gas karbondioksida kalau ditetesi asam.
Terbentuk dari sedimentasi cangkang binatang lunak, seperti siput, kerang, dan kerangka hewan laut.
Untuk bahan bangunan, baham pembuatan semen.
Batu Breksi
Gabungan pecahan yang berasal dari letusan gunung berapi.
Terbentuk dari pecahan batu tajam, batu-batu, dan pasir yang dikeraskan oleh sedimentasi atau pengendapan.
Untuk bahan bangunan.
Batu Gips
Senyawa kalsium yang mengandung air, berwarna putih, abu-abu, kuning atau coklat. Endapan gips berbentuk hablur, butiran-butiran kecil padat atau berserabut.
Terbentuk dari senyawa kalsium yang mengandung air, berwarna putih, abu-abu, kuning atau coklat.
Untuk bahan cetakan besi, logam, cetakan gigi.

Batuan metamorf atau malihan
Batuan beku atau batuaan sedimen jika mendapat tekanan dan suhu tinggi yang berlangsung dalam waktu lama maka akan mengalami perubahan bentuk dan jenis (metamorfosis) menjadi batuan malihan. Jadi batuan metamor adalah batuan yang terbentuk dari perubahan bentuk dan jenis batuan beku dan sedimen karena mendapat suhu dan tekanan yang tinggi dalam waktu yang sangat lama.


Jenis Batuan Metamorf
Ciri-Ciri
Cata terbentuknya
Kegunaan
Batu Kuarsa
Bersifat sangat keras, berwarna putih, dan merah keabu-abuan. Butir-butirnya tidak jelas seperti kaca.
Terbentuk dari batu pasir yang terkena suhu dan tekanan yang tinggi.
Untuk bahan baku pembuatan kaca, batu permata merah delima.
Batu Grafit
Warna hitam dan kristalnya berlapis-lapis dapat dibelah menjadi lempengan tipis.
Terbentuk dari batu arang yang mendapat suhu dan tekanan yang tinggi.
Untuk isi pensi, batang karbon (batu baterai)
Batu Mulia
Mengkilat, sangat keras.
Terbentuk dari grafit yang mendapat pemanasan dan tekanan, dalam waktu yang sangat lama.
Untuk perhiasan, memotong kaca, mata bor (pengeboran minyak bumi).
Batu Pualam (Marmer)
Warna putih sampai abu-abu dan kristalnya berukuran kecil sampai besar.
Terbentuk dari batu kapur yang berubah jenis karena pengaruh tekanan dan suhu tinggi.
Untuk meja, lantai, perhiasan, dinding, tembok.
Batu Tulis
Warna keabu-abuan, kehijau-hijauan, hitam dan merah, serta dapat dibelah menjadi lempengan tipis, lebih keras dari batu serpih.
Terbentuk dari batu kapur yang berubah jenis, karena pengaruh tekanan dan suhu tinggi.
Untuk menulis (pada zaman dahulu).

Sekian penjelasannya tentang proses pembentukan batuan. Semoga bermanfaat. Terimakasih.

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.