May 14, 2016

Teori Perilaku Konsumen

Hari ini, kami akan memberikan sebuah materi tentang teori perilaku konsumen. Di dalamnya terdapat teori hukum gossen I dan hukum gosen II. Berikut penjelasannya:

Teori Perilaku Konsumen
Hukum Gossen I
Sebelum membahas lebih lanjut teori perilaku konsumen, coba Anda perhatikan orang yang sedang kehausan dan disediakan 5 gelas air. Apa yang dilakukan orang tersebut dengan 5 gelas air tersebut? Tentunya orang tersebut akan terus-menerus meminumnya hingga dia merasa mendapatkan suatu kepuasan yang tinggi. Menurut anda apakah seseorang yang kehausan akan meminum semua gelas? Jawaban Anda pasti tidak. Dengan demikian nilai kepuasan gelas pertama dengan gelas berikutnya memiliki nilaai kepuasan yang berbeda. Hal ini oleh Hermann Henrich Gossen diungkapkan dalam Hukum Gossen I yang menyatakan "Jika pemenuhan suatu kebutuhan dilakukan secara terus-menerus, maka kenikmatan atas pemenuhan itu semakin lama akan semakin berkurang hingga akhirnya dicapai titik ketidakpuasan".

Hukum Gossen I berlaku syarat:
  • Benda yang dikonsumsi satu macam dan sejenis.
  • Pemenuhan berlangsung secara terus-menerus, tanpa tenggang waktu.
Hukum Gossen II
Dalam pemenuhan kebutuhan tentunya tidak semua orang hanya memenuhi satu kebutuhan saja. Misalkan Anda mempunyai uang sebesar Rp. 10.000,00. Apakah uang Anda akan dibelikan makanan seluruhnya? Tentunya Anda tidak akan menghabiskan uang Anda seluruhnya untuk membeli makanan. Sebagai seorang pelajar Anda akan menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan lainnya seperti buku tulis, pensil, buku bacaan. Hal ini menunjukkan bahwa jika orang melakukan pemenuhan kebutuhan maka akan memperhatikan berbagai macam kebutuhan lainnya, dan berusaha mencapai kepuasan yang mendekati sama dari berbagai macam pemenuhan kebutuhan tersebut. Kecenderungan pemenuhan kebutuhan tersebut dituangkan dalam Hukum Gossen II yang menyatakan "Pada dasarnya manusia cenderung memenuhi berbagai macam kebutuhan sampai pada tingkat intensitas (tingkat kepuasan) yang sama".

Sekian penjelasannya dari kami. Semoga bermanfaat.

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.