May 11, 2016

Senyawa Asam, Basa, Garam Lengkap

Hari ini, saya akan memberikan sebuah artikel tentang Senyawa Asam, Basa, Garam. Diartikel ini, akan dibahas tentang apa itu senyawa asam, basa, dan garam serta contoh-contohnya. Berikut penjelasannya.
jeruk sebagai senyawa asam
Jeruk Sebagai Senyawa Asam
Asam
Asam adalah zat (senyawa) yang menyebabkan rasa asam pada berbagai materi. Berdasarkan asal terbentuknya, asam dapat dibedakan menjadi asam organik dan asam mineral. Asam-asam yang diperoleh secara alami dalam hewan dan tumbuhan, disebut sebagai asam organik. 

Berbagai tumbuhan dapat menghasilkan asam-asam tertentu.
Contoh:
  • Asam sitrat adalah senyawa yang menyebabkan rasa masam pada buah jeruk dan buah lemon.
  • Asam maleat adalah senyawa yang menyebabkan rasa masam pada buah apel dan buah pir.
  • Asam tartrat adalah senyawa yang menyebabkan rasa masam pada buah anggur.
  • Vitamin C yang terdapat dalam berbagai buah dan sayuran, sebenarnya juga merupakan asam, yaitu asam askorbat
  • Asam asetat (CH3COOH) dihasilkan dalam proses pembuatan minuman beralkohol dari buah anggur.
  • Asam benzoat dihasilkan dari tanaman genus Styrax.
Selain terdapat dalam berbagai buah dan sayuran, asam organik juga terdapat dalam hewan, bahkan tubuh kita.
Contoh:
  • Semut menghasilkan asam format (HCOOH) atau asam semut untuk mempertahankan dirinya dari serangan hewan lain.
  • Sengatan lebah akan terasa sakit di kulit, karena mengandung asam.
  • Di dalam lambung, kita menghasilkan asam lambung / asam klorida (HCL) untuk mencerna makanan yang kita makan.
  • Beberapa bakteri tertentu dapat menghasilkan asama asetat.
Seiring dengan semakin berkembangnya ilmu kimia, para ahli kimia kemudian dapt membuat berbagai kenis asam dari bahan mineral. Asam yang diperoleh dari mineral ini disebut asam mineral.
Contoh:
  • Asam Sulfat (H2SO4)
  • Asam Klorida (HCL)
  • Asam nitrat (HNO3)
  • Asam fosfat (H3PO4)
Basa
Basa adalah zat (senyawa) yang dapat bereaksi dengan asam, menghasilkan senyawa yang disebut gatam. Sifat umumnya ditunjukkan dari rasanya yang pahit dan licin. Contohnya adalah sabun. Meskipun demikian, tidak dianjurkan bagi kamu untuk mencicipi suatu materi untuk memeriksa apakah materi tersebut bersifat basa atau tidak. Basa yang dapat larut dalam air disebut alkali. Beberapa hewan tertentu juga menghasilkan basa untuk mempertahankan diri dari serangan hewan lain, misalnya tawon. 
Beberapa contoh basa:
  • Amonia (NH3), digunakan dalam pembersih kaca.
  • Amonium hidroksida (NH4OH), digunakan dalam pupuk.
  • Kalsium hidroksida (Ca(OH)2), digunakan oleh para petani untuk mengurangi keasaman tanah.
  • Aluminium hidroksida (Al(OH)3), digunakan dalam obat sakit maag.
Garam
Garam adalah senyawa yang terbentuk dari hasil reaksi antara asam dan basa. Reaksinya disebut reaksi netralisasi. Garam yang dihasilkan dari reaksi ini dapat bersifat asam, bersifat basa, maupun bersifat netral.
Berdasarkan sifatnya, garam dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:garam netral, garam asam, dan garam basa.
  • Garam Netral
    • Garam netrak adalah garam yang terbentuk dari basa kuat dengan asam kuat. Garam ini bersifat netral dan mempunyai pH=7.
    • Contoh : NaCl, KCL, K2SO4, MgSO4, NaNO3, KBr, NaBr, dan lain-lain.
  • Garam asam
    • Garam asam adalah garam yang terbentuk dari basa lemah dengan asam kuat. Garam ini bersifat asam dan mempunyai pH<7.
    • Contoh : NH4NO3, NH4Cl, (NH4)2SO4, dan lain-lain.
  • Garam basa
    • Garam basa adalah garam yang terbentuk dari basa kuat dengan asam lemah. Garam ini bersifat basa dan mempunyai pH>7.
    • Contoh : NaCN, CH3COONa, K2CO3, KCN, KF, BaCO3, dan lain-lain.
Sekian penjelasannya tentang Asam, Basa, dan Garam. Semoga artikel kami dapat bermanfaat bagi anda. Terima kasih.

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.