December 6, 2015

Unsur, Senyawa, dan Campuran

Hari ini, saya akan memposting sebuah artikel tentang unsur, senyawa, dan campuran. Di artikel ini, akan dijelaskan apa itu unsur, senyawa, dan campuran dan ciri-cirinya secara tuntas dan lengkap. Berikut ini artikelnya untuk anda:

Unsur, Senyawa, dan Campuran

Unsur, Senyawa, dan Campuran
Senyawa

Unsur 

  • Unsur adalah suatu zat tunggal yang secara kimia tidak dapa diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana. Unsur merupakan zat murni.
  • Jumlah unsur-unsur yang telah dikenal sampai saat ini, mencapai 117 unsur. Dari jumlah tersebut, 92 unsur diantaranya merupakan unsur yang ditemukan di alam, sedangkan 25 unsur sisanya merupakan unsur buatan, yang dibuat olhe para ahli di laboratorium.
  • Berdasarkan sifat-sifatnya, unsur dibedakan atas;
    • Unsur Logam
      • Unsur logam mepunyai sifat-sifat sebagai berikut;
        • Mengkilap.
        • Dapat direntang menjadi kawat atau ditempa menjadi lempengan.
        • Bersifat konduktor (penghantar listrik dan panas yang baik).
        • Pada suhu kamar berwujud padat, kecuali logam raksa, sesium, fransium, dan galium yang berwujud cair.
      • Contoh Unsur Logam:
        • Lithium
        • Natrium
        • Kalium
        • Rubidium
        • Magnesium
        • Kalsium
        • Barium
        • Besi
        • Tembaga
        • Emas
        • Perak, dan lain-lain
    • Unsur Non Logam
      • Unsur nonlogam mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
        • Pada suhu kamar berwujud padat atau cair, umunya berwujud gas.
        • Bersifat isolator (tidak dapat menghantarkan panas dan listrik), kecuali beberapa unsur nonlogam seperti karbon yang bersifat konduktor.
        • Umumnya tidak mengkilap.
        • Tidak dapat ditempa.
      • Contoh Unsur Non Logam
        • Belerang
        • Oksigen
        • Nitrogen
        • Fosforus
        • Karbon, dan lain-lain.

  • Lambang Unsur
    • Untuk membedakan antara unsur yang satu dengan lainnya, setiap unsur diberi nama sendiri-sendiri yang berbeda dengan nama unsur lainnya. Untuk mempermudah dan memperingkas penulisan unsur, maka dibuatlah Lambang Unsur. Lambang Unsur diciptakan oleh Jons Jakob Berzelius seorang ahli kimia yang berasal dari Swedia.
    • Untuk penulisannya, lambang unsur dilambangkan dari huruf pertama, juga dilambangkan dengan menggunakan huruf pertama (huruf besar) yang diikuti dengan salah satu (huruf kecil) yang ada pada nama. Contohnya sebagai berikut:
      • Perak memiliki nama Latin argentum, maka lambang unsurnya adalah Ag.
      • Emas memiliki nama Latin aurum, maka lambang unsurnya adalah Au.
      • Tembaga memiliki nama Latin cuprum, maka lambang unsurnya adalah Cu.
      • Klorin memilki nama Latin cobaltum, maka lambang unsurnya adalah Co.

 

Senyawa

  • Senyawa adalah zat tunggal yang secara kimia dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat yang lebih sederhana. Senyawa terbentuk dari gabungan dua atau lebih unsur yang berbeda, Senyawa dapat diuraikan secara kimia menjadi unsur-unsurnya.
  • Ciri-Ciri Senyawa adalah sebagai berikut:
    • Merupakan zat tunggal.
    • Terbentuk dari dua unsur atau lebih yang berbeda jenis dengan perbandingan tertentu dan tetap.
    • Sifat senyawa berbeda dengan sifat-sifat unsur penyusunnya.
    • Senyawa dapat diuraikan menjadi unsur-unsurnya dengan cara kimia.
  • Salah satu contoh senyawa adalah air. Air terbentuk dari unsur hidrogen (berwujud gas) dan unsur oksigen (berwujud gas). Akan tetapi, ternyata sifat air berbeda dengan sifat hidrogen dan oksigen.
  • Contoh senyawa lainnya adalah:
    • Garam dapur, terbentuk dari unsur natrium dan unsur klorin.
    • Gula, terbentuk dari unsur karbon, unsur hidrogen, dan unsur oksigen.
    • Asam klorida, terbentuk dari unsur hidrogen dan unsur klorin.

 

Campuran

  • Campuran terdiri dari dua zat atau lebih dengan perbandingan yang tidak tertentu dan tidak tetap (sembarang). Dalam campuran, sifat-sifat zat asal masih tetap tampak dan dapat dipisahkan dengan cara fisis. Contoh campuran antara lain udara, tanah, air, sungai, sirup, dan lain-lain.
  • Campuran dapat dibedakan dibedakan dua macam, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen.
  • Campuran homogen adalah campuran yang komposisinya serba merata
    • Contohnya
      • Sirup.
      • Minuman beralkohol.
      • Air laut.
  • Campuran heterogen adalah campuran yang komposisinya tidak merata.
    • Contohnya
      • Air sungai, merupakan campuran antara air, tanah, dan berbagai jenis batuan.
      • Pasir, merupakan campuran ari berbagai jenis batu-batuan.

Terimakasih telah membaca artikel "Unsur, Senyawa, dan Campuran" Semoga artikel yang saya berikan bermanfaat untuk anda. 

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.