December 5, 2015

Penjelasan mengenai Takziah Lengkap

loading...
Hari ini saya akan memberikan sebuah artikel tentang takziyah. Di artikel ini, akan dijelaskan tentang definisi takziah hingga hal-hal yang dilakukan saat takziah. Berikut ini artikelnya:

Takziyah

Takziyah / Melayat
Takziyah

  • Definisi Takziah
    • Kata “takziah”, secara etimologis merupakan bentuk mashdar (kata benda turunan) dari kata kerja ‘aza. Maknanya sama dengan al-aza’u, yaitu sabar menghadapi musibah kehilangan.
    • Dalam terminologi ilmu fikih, “takziah” didefinisikan dengan beragam redaksi, yang substansinya tidak begitu berbeda dari makna kamusnya.
    • Penulis kitab Radd Al-Mukhtar berkata, “Bertakziah kepada ahlul mayyit (keluarga yang ditinggal mati) maksudnya ialah menghibur mereka supaya bisa bersabar, dan sekaligus mendoakannya.”
    • Imam Al-Khirasyi di dalam syarahnya menulis, “Takziah, yaitu menghibur orang yang tertimpa musibah dengan pahala-pahala yang dijanjikan oleh Allah, sekaligus mendoakan mereka dan mayitnya.”
    • Imam Nawawi berkata, “Takziah adalah memotivasi orang yang tertimpa musibah agar bisa lebih bersabar, dan menghiburnya supaya bisa melupakannya, meringankan tekanan kesedihan dan himpitan musibah yang menimpanya.”
  • Hukum Takziah
    • Berdasarkan kesepakatan para ulama, seperti yang disebutkan oleh Ibnu Qudamah, hukumnya adalah sunnah. Hal ini diperkuatkan oleh hadits Rasulullah SAW.
    • Di antaranya: Sabda Rasulullah, "Barangsiapa yang bertakziah kepada orang yang tertimpa musibah, maka baginya pahala seperti pahala yang didapat orang tersebut. (HR Tirmidzi).
    • Dalil lainnya, Abdullah bin Amr bin Ash menceritakan, bahwa pada suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepada Fathimah, “Wahai Fathimah, apa yang membuatmu keluar rumah?” Fathimah menjawab,”Aku bertakziah kepada keluarga yang ditinggal mati ini.” (HR Abu Dawud).
  • Hikmah Takziah
    • Di samping pahala, juga terdapat kemaslahatan bagi kedua belah pihak. Antara lain meringankan beban musibah yang diderita oleh orang yang dilayat, memotivasinya untuk terus bersabar menghadapi musibah dan berharap pahala dari Allah SWT, memotivasinya untuk ridha dengan ketentuan atau qadar Allah dan menyerahkannya kepada Allah.
    • Selain itu, hikmah takziah juga untuk mendoakan keluarganya agar musibah tersebut diganti oleh Allah dengan sesuatu yang lebih baik serta melarangnya berbuat niyahah (meratap), memukul, atau merobek pakaian, dan lain sebagainya akibat musibah yang menimpanya.
  • Waktu Takziah
    • Waktu yang diperbolehkan untuk takziah, menurut jumhur ulama, diperbolehkan sebelum dan sesudah mayit dikebumikan.
  • Bacaan yang Dibaca Saat Takziah
    • Berdasarkan pendapat para ulama dalam masalah ini, bisa disimpulkan bahwa mereka tidak membatasi dan tidak menentukan bacaan-bacaan khusus yang harus diucapkan ketika bertakziyah.
    • Ibnu Qudamah berpendapat, “Sepanjang yang kami ketahui, tidak ada ucapan tertentu yang khusus dalam takziyah. Namun, diriwayatkan bahwa Nabi SAW pernah melayat seseorang dan mengucapkan 'rahimakallahu wa ajaraka'(semoga Allah merahmatimu, dan memberimu pahala)." (HR Tirmidzi).
    • Menurut Imam Nawawi, yang paling baik untuk diucapkan ketika takziyah adalah apa yang diucapkan oleh Nabi SAW kepada salah seorang utusan yang datang kepadanya untuk memberi kabar kematian seseorang. Beliau bersabda kepada utusan itu, "Kembalilah kepadanya dan katakanlah kepadanya 'sesungguhnya adalah milik Allah apa yang Dia ambil, dan akan kembali kepada-Nya apa yang Dia berikan. Segala sesuatu yang ada disisi-Nya ada jangka waktu tertentu (ada ajalnya). Maka hendaklah engkau bersabar dan mengharap pahala dari Allah." (HR Muslim).
    • Menurut Mazhab Syafi’iyah, mendoaakan orang yang dilayat atau yang tertimpa musibah dengan mengucapkan, “Semoga Allah mengampuni si mayit, melipatkan pahalamu, dan memberimu pelipur yang baik.” Tetapi ada juga yang berpendapat berdoa dengan doa apa saja.
    • Berkumpul dan membaca Al-Qur`an ketika melayat, bukan petunjuk Nabi SAW; baik di pekuburan ataupun di tempat tidak diajarkan. Jumhur ulama melarang duduk-duduk di tempat orang yang ditinggal mati. Yang disyariatkan ialah, setelah mayat dikuburkan, sebaiknya kembali kepada kesibukan masing-masing. 
  • Orang yang Didatangi untuk Takziah
    • Sunnahnya takziyah dilakukan kepada seluruh orang yang tertimpa musibah (ahlul mushibah), baik orang tua, anak-anak, dan apalagi orang-orang yang lemah. Lebih khusus lagi kepada orang-orang tertentu dari mereka yang merasakan kehilangan dan kesepian karena ditimpa musibah tersebut. Tetapi para ulama bersepakat, bahwa seorang lelaki tidak boleh bertakziyah kepada seorang perempuan muda, sebab bisa menimbulkan fitnah (bahaya), terkecuali mahramnya. 
  • Hal-Hal yang Dilakukan Saat Takziah
    • Menyadarkan keluarga yang mendapat musiba kematian bahwa semua yang kita miliki pada hakikatnya adalah milik Allah swt. Oleh sebab itu, kita harus mau merelakan.
    •  Menyadarkan kepada keluarga yang mendapat musibah kematian untuk diingatkan agar mampu menahan diri, bersabar dalam menerima kenyataan.
  • Hal-Hal yang Dapat Dilakukan untuk Menghibur
    • Membuat makanan untuk keluarga yang mendapat musibah tersebut.
    • Segera mengurusi jenazah sesuai syariat Islam yang meliputi pemandian, pengafanan, penyalatan, dan penguburannya.
 
 
Terimakasih sekian artikel kami dengan judul  "Penjelasan mengenai Takziah Lengkap" Semoga artikel kami bermanfaat bagi anda.
    loading...

    Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.

    loading...