December 5, 2015

Salat Jama', Qhasar, dan Jama' Qasar serta Salat dalam Keadaan Darurat

Hari ini saya akan memberikan sebuah artikel tentang Salat Jama', Salat Qashar, Salat Jama' Qashar, dan dalam keadaan darurat. Berikut ini artikelnya untuk anda:


Salat Jama', Qashar, Jama' Qashar serta Salat dalam Keadaan Darurat

Shalat
Shalat

A.     Salat Jama’


1.      Pengertian Jama’ dan Dalilnya
Arti dari kata jama’ adalah kumpul atau gabung. Jadi, salat jama’ adalah dua salat fardu yang lima dikerjakan dalam satu waktu pada salat-salat yang telah ditentukan. Salat yang seperti ini hukumnya mubah (boleh) bagi orang yang memenuhi syarat-syarat salat jama’.
Sabda Rasulullah SAW, yang artinya:
Dari Anas r.a, ia berkata: Rasulullah saw, apabila berangkat dalam perjalanan sebelum matahari tergelincir, maka beliau akhirkan salat zuhur ke waktu asar, kemudian beliau turun (berhenti) untuk menjama’ keduanya (zuhur dan asar). Jika matahari telah tergelincir sebelum berangkat, maka beliau salat zuhur dahulu, kemudian baru beliau naik kendaraan”. (H.R. Bukhari dan Muslim)
2.      Macam-macam Salat Jama’
Salat jama’ terbagi dua, yaitu salat jama’ taqdim dan salat jama takhir.
a.   Salat jama’ taqdim (dahulu)
Adalah mengumpulkan dua salat fardu yang pelaksanaannya dikerjakan pada waktu yang lebih awal. Seperti jika kita mau menjama’ salat zuhur dan asar, maka kita harus melaksanakannya pada waktu zuhur. Hal ini karena waktu pertama yang menjadi pegangan.
b.   Salat jama’ takhir (kemudian)
Adalah mengumpulkan dua salat fardu yang dikerjakan pada waktu yang kedua. Seperti jika kita hendak menjama’ salat zuhur dan asar, maka kamu harus melaksanakannya pada waktu asar. Hal ini karena waktu kedua yang menjadi pegangan.
3.      Salat yang Boleh Dijama’
Salat yang boleh dijama’ adalah sebagai berikut:
a.     Salat zuhur dan asar
b.     Salat magrib dan isya
Sedangkan salat subuh tidak dapat dijama’, tetapi wajib wajib dikerjakan dalam keadaaan apapun.
4.      Syarat Salat Jama’
Syarat salat jama’ tidak diuraikan secara rinci oleh al-Qur’an maupun hadis. Hanya saja pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari anas di atas disebutkan bahwa salah satu syarat salat jama’ adalah jika berpergian. Menurut pendapat ulama, berpergiannya pun bukan untuk maksiat. Sedangkan jarak minimal yang ditempuh adalah 3 farsakh atau 80,64 km.
     Sebagian ulama berpendapat, selain sebab berpergian yang bukan maksiat juga karena masaqqat ( dalam keadaan terdesak/terpaksa). Misalnya, seorang muslim melakukan perjalanan yang kurang dari 3 fasakh dengan mobil, tetapi karena keadaan macet total sehingga ia tidak bisa melaksanakan salat, maka hal ini diperbolehkan.

B.     Salat Qasar

1.      Pengertian Qasar dan Dalilnya
Arti qasar adalah ringkas. Jadi, salat qasar adalah salat fardu yang diringkas bilangan rakaat sebenarnya pada salat-salat yang telah ditentukan. Salat qasar hukumnya mubah (boleh), bahkan lebih baik bagi orang yang dalam perjalanan serta cukup syarat-syaratnya.
Firman Allah SWT yang artinya:
 “dan apabila kamu bepergian di muka bumi, Maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu”.

2.      Salat yang Boleh Diqasar
Salat yang boleh diqasar adalah sebagai berikut:
a.   Zuhur
b.   Asar
c.   Isya
Sedangkan salat magrib dan subuh tidak dapat dilaksanakan dengan cara diqasar, tetapi wajib dikerjakan dengan cara normal. Hal ini karena salat subuh dan magrib jika dibagi rakaatnya akan menjadi ganjil dan sulit untuk dilaksanakan.
3.      Syarat Salat Qasar
Berikut ini syarat sah salat qasar:
a.   Perjalanan yang dilakukan minimal berjarak 3 farsakh atau 80,64 km
b.   Perjalanan yang dilakukan bukan untuk maksiat
c.   Salat yang diqasar harus salat yang bilangan rakaatnya empat
d.   Berniat salat qasar ketika takbiratul ihram
e.   Tidak bermakmum pada orang yang salat biasa


C.     Praktik Salat Jama’ Qasar


1.      Pengertian Salat Jama’ Qasar
Salat jama’ qasar berasal dari kata jama’ dan qasar. Jama’ berarti kumpul dan qasar berarti ringkas. Jadi salat jama’ qasar ialah dua salat fardu dikerjakan dalam satu waktu dan diringkas bilangan rakaatnya pada salat-salat yang telah ditentukan. Salat yang boleh dijama’ qasar hanya zuhur dan asar, magrib dan isya. Namun, ketika berniat salat magrib tanpa kata “qasran” karena magrib tidak boleh diqasar.
2.      Tata Cara Pelaksanaannya
Pelaksanaan salat jama qasar dapat dilakukan pada waktu salat jama takhir atau jama takdim. Masing-masing rakaatnya adalah dua-dua. Adapun pelaksanaannya dua rakaat-dua rakaat.

D.     Pengertian Salat dalam Keadaan Darurat

Salat dalam keadaan darurat adalah salat yang dilaksanakan ketika sakit atau dalam keadaan yang sulit. Contohnya seperti salat di dalam kendaraan, pesawat terbang, kereta api, dan sebagainya. Dalam keadaan seperti ini seorang muslim wajib melaksanakan salat. Dengan catatan masih sehat akal dan ingatannya. Firman Allah SWT yang artinya
ŸAllah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. (Q.S. Al-Baqarah:286)


E.      Tata Cara Salat dalam Keadaan Sakit
  • Jika tidak mampu berdiri hendaklah salat sambil duduk.
  • Jika tidak mampu sujud dalam posisi duduk, hendaklah menggunakan isyarat dengan menganggukan kepalanya.
  • Jika tidak mampu duduk hendaklah salat dengan membaringkan tubuhnya ke sebelah kanan menghadap kiblat.
  • Jika tidak mampu berbaring hendaklah salat dengan posisi terlentang  dan kedua kakinya dihadapkan ke kiblat. 

F.      Praktik Salat dalam Kendaraan

Berikut ini adalah tata cara salat di dalam kendaraan:
1.     Duduklah dengan tegak kemudian takbiratul ihram.
2.     Kemudian rukulah, caranya dengan sedikit membungkukkan badan
3.     Kemudian iktidal, jangan lupa untuk tuma’ninah
4.     Kemudian sujud, caranya dengan lebih membungkukkan badan
5.     Lakukan gerakan salat sesuai dengan rakaatnya. Kemudian lakukan salam ke kanan dan ke kiri
6.     Gerakan terakhir mengusap wajah

Terimakasih sekian artikel kami dengan judul  "Salat Jama', Qhasar, dan Jama' Qasar serta Salat dalam Keadaan Darurat" Semoga bermanfaat bagi anda.

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.