December 7, 2015

Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia

Hari ini, saya akan memberikan sebuah artikel tentang peninggalan sejarah bercorak islam di Indonesia secara lengkap. Berikut artikelnya untuk anda:

Peninggalan Sejarah Bercorak Islam di Indonesia

Peninggalan-peninggalan bersejarah yan bercorak Islam banyak ditemukan di Indonesia. Peninggalan-peninggalan itu antara lain sebagai berikut:
  • Nisan atau makam
    • Nisa adalah sebuah penanda dari suatu makam. Bentuk dan bahan itu bermacam-macam, yaitu ada yang terbuat dari batuan-batuan, kayu, berbentuk cungkup atau kubah, serta ada yang berukir dan tidak.
  • Masjid
    • Masjid adalah bangunan suci tempat umat muslim beribadah atau melakukan shalat. Beberapa masjid peninggalan sejarah Islam di Indonesia sebagai berikut:
      • Masjid Demak di daerah Kadilangu, Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Raden Patah dengan bantuan Wali Songo, yaitu Sunan Ampel dan Sunan Kalijaga.
Masjid Agung Demak
      • Masjid Kudus di daerah Kudus, Jawa Tengah. Arsitektur menara masjid masih memiliki kemiripan corak dengan arsitektur candi Hindu. Sunan Kudus ikut serta dalam pembangunan Masjid Kudus.
Masjid Kudus
Masjid Kudus
      • Masjid Banten di Serang, Banten. Arsitektur ini memiliki kemiripan dengan arsitektur bangunan Eropa. Hali ini disebabkan karena menara Masjid Banten dibangun oleh arsitek berkebangsaan Belanda, Cardel.
Masjid Banten
Masjid Banten
      • Masjid Cirebon di Cirebon. Masjid ini memiliki atap bertingkat.
  • Istana atau keraton
    • Istana atau keraton adalah tempat tinggal raja (beserta kerabatnya) dan merupakan pusat suatu kerajaan. Keraton-keraton di Indonesia umumnya merupakan hasil percampuran budaya Hindu, Islam, dan lokak (atau Indonesia asli). Bangunan keraton atau istana selalu menghadap ke utara dengan masjid di sebelah barat dan pasar di sebelah timurnya. Di sekitar istana atau keraton Indonesia umumnya terdapat alun-alun.
  • Kesenian
    • Seni Rupa : Kaligrafi
      • Kaligrafi adalah suatu karya seni rupa (melukis atau mengukir) indah berupa huruf-huruf Arab tentang ayat-ayat suci Al-Qur'an. Umumnya kaligrafi ini dirangkai sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk-bentuk tertentu (misalnya masjid, bunga, atau lainnya). Kaligrafi dapat dibuat pada berbagai media, seperti kayu, kertas, batu, bambu, plastik, atau kanvas.
    • Kesustraan
      • Hikayat, yaitu berisi tentang cerita fiksi maupun nonfiksi. Contoh: Hikayat Raja-raja Pasai, Hikayat Si Miskin dan Hang Tuah; Rawaun; serta cerita Amir Hamzah.
      • Suluk, yaitu kitab yang mengisahkan tentang hal-hal yang berkaitan dengan tasawuf. Tasawuf adalah proses pengenalan dan pendekatan diri kepada Allah SWT sedangkan orang yang menjalani tasawuf disebut sufi. Contoh peninggalan suluk ialan Suluk Sukarsa, Malang Sumiran, dan Wujil.
      • Babad, yaitu sebuah hikayat yang diubah menjadi sebuah cerita sejarah. Contoh: Babad Tanah Jawi (tentang kerajaan Hindu-Buddha dan Islam) serta Babad Cirebon (tentang sejarah Cirebon).
      • Syair, berisi sajak-sajak yang tiap baitnya memiliki jumlah empat baris. Contoh: Syair Abdul Muluk, serta Syair Busan Us-Salatin (Bustanussalatin) yang ditulis oleh Nuruddin ar Raniri.
    • Seni Tari dan Musik
      • Tari Seudati (Saman), berasal dari Aceh. Tarian ini diiringi oleh lagu atau nyanyian yang berisi salawat nabi.
      • Tari Debus, yaitu sebuah tarian berupa uji kekebalan atau keberanian dengan diawali oleh pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an dan salawat nabi. Tari Debus ini terdapat di daerah Banten, Aceh, dan Minangkabau (Padang).
      • Musik gamelan pada acara sekaten, yaitu merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW. Acara sekaten ini masih diberlangsungkan di Keraton Yogyakrta, Surakarta, dan Cirebon.
      • Musik rebana atau qasidah, yaitu seni musik yang mendapat pengaruh dari musik Arab.

2 Comments

Click here for comments

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.