December 6, 2015

Pemisahan Campuran

loading...
Hari ini, saya akan memposting sebuah artikel tentang pemisahan campuran. Di artikel ini, akan dijelaskan tentang berbagai cara pemisahan campuran mulai dari penyaringan hingga kristalisasi. Berikut artikelnya untuk anda:

Pemisahan Campuran

Campuran dapat dipisahkan, sehingga didapatkan kembali dua atau lebih unsur atau senyawa yang membentuk campuran. Ada beberapa cara untuk memisahkan campuran, antara lain dengan penyaringan (filtrasi), penyulingan (distilasi), kromatografi, dan kristalisasi.
  • Penyaringan (filtrasi)
    • Pemisahan ini didasarkan pada perbedaan jenis zat atau besar kecilnya zat yang ada dalam campuran. Di dalam laboratorium, pemisahan ini biasanya menggunakan corong dan kertas saring.
    • Contoh:
      • Pemisahan kotoran yang ada pada larutan gula.
      • Menyaring air sungai untuk keperluan air bersih.
    • Zat hasil penyaringa disebut filtrat. Zat sisa dari penyaringan disebut residu.
Penyaringan Air Kotor Menjadi Air Bersih
Penyaringan Air Kotor Menjadi Air Bersih

  • Penyulingan (Distilasi)
    • Penyulingan atau distilasi adalah pemisahan campuran zat cair yang didasrkan pada perbedaan titik didih zat-zat cair yang ada dalam campuran.
    • Penyulingan juga dapat dilakukan untuk memurnikan air laut, sehingga diperoleh air tawar. Air laut yang akan dimurnikan dimasukkan ke dalam suatu wadah, yang disebut labu distilasi. Labu berisi air laut didihkan, yang menguap hanya air. Garam tidak ikut menguap karena titik didihnya jauh lebih tinggi daripada air. Uap air kemudian melewati tabung pendingin, dan mengembun menjadi air tawar ke dalam labu penampung. Zat hasil distilasi disebut distilat, sedangkan zat sisa yang tertinggal dalam labu distilat disebut residu.Penyulingan ini biasanya dilakukan dalam suatu alat yang disebut distilator.
Skema Penyulingan Air Laut
Skema Penyulingan Air Laut

  • Kromatografi
    • Kromatografi adalah pemisahan yang didasarkan pada perbedaan daya serap dari zat penyerap (adsorben) terhadap zat-zat yang akan dipisahkan. Adsorbsi yaitu peristiwa penyerapan pada permukaan adsorben.
    • Kromatografi dapat digunakan untuk memisahkan zat-zat warna pada tinta. Kromatografi ini dapat dilakukan dengan menggunakan kertas saring sebagai penyerap. Tinta yang ingin dipisahkan zat-zat warnanya di totolkan pada salh satu ujung kertas saring dengan jarak sekitar 1 cm dari ujung kertas. Kertas saring kemudian dimasukkan ke dalam suatu wadah berisi air. Tinggi air dalam wadah sekitan 0,5 cm. Air akan merembes naik melalui kertas saring melewati. Zat-zat warna yang diserap lebih kuat oleh kertas akan tertahan di bagian bawah kertas, sedangkan zat-zat warna yang kurang kuat diserap kertas akan larut dengan air dan ikut merembes naik ke atas bersama air.
Kromatografi Bulpen
Kromatografi Bulpen

  • Kristalisasi
    •  Kristalisasi adalah pemisahan campuran yang dilakukan untuk memisahkan campuran padat dan cair dengan cara menguapkan zat cairnya.
    • Contoh : 
      • Membuat garam dari air laut.
      • Membuat gula tebu dari cairan tebu.
Proses Pengkristalan Garam

loading...

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.

loading...