November 21, 2015

Aliran aliran dalam Seni lukis lengkap beserta tokoh

Hari ini saya akan memberikan sebuah artikel mengenai Seni budaya dengan judul "Aliran aliran dalam Seni lukis lengkap " Di artikel ini saya akan menjelaskan menngenai macam macam aliran dalam seni lukis beserta tokoh alirannya. berikut adalah artikelnya

Baca Juga :


Aliran dalam seni lukis : 

A. Aliran Klasisisme

Dalam menggambar obyek seolah olah di buat buat, cenderung dekoratif dengan kesan elok, indah, manis, dan sopan. Muncul di prancis pada abad ke 19. Tokoh tokohnya : Watter, Ringouel, Vigee Librun, Fragonard, Marisat Boucher. 

B. Aliran Neo klasisme

Dalam penampilanya menekankan pada patokan akadenis, semua bentuk selalu dibatasi garis yang pasti, warnanya tidak bebas, mengesankan kotor dan ngeri. Pelopor tokohnya : Jacque louis David (1748 - 1825) 
Aliran aliran dalam Seni lukis lengkap beserta tokoh
lukisan karya Jacque louis David (sourve; wikipedia) 


C. Aliran Romantisme

Penampilanya bersifat dramatis, mengesankan gerak kejadian yang dinamis, berarti menggebu gebu dahsyat. Tokoh : Teodore Gericoult (1791 - 1924), Eugene Delacroix (1798 - 1863). Di Indonesia tokoh perintisnya adalah Raden saleh Syarif bustaman (1807 - 1880). 

D. Aliran Realisme 

Aliran ini cenderung menampilkan kenyataan hidup dan tidak pernah menyembunyikan kepedihan / kesusahan ( Menampilkan apa adanya dan cenderung bersifat nyata). Pelopor : Gustave Courvet (Perancis 1819 - 1877) 

E Aliran Impresionisme 

Aliran ini menitik beratkan pada kesan sesaat (kilasan cahaya) dengan pemilihan warna warna yang cerah atau terang, kwas tidak lagi disapukan tetapi dicocok cocokan. Pelopor : Claude Monet (Perancis 1840 - 1926)

F. Aliran Post Impresionisme 

Aliran ini mengembangkan teknik melukis dengan menggunakan warna sebanyak banyaknya yang disusun menurut uraian warna untuk mendapatkan efek cahaya yang kuat. Untk mencapai bentuk yang sempurna, dengan menggunakan warna sebanyak- banyaknya. 
Tokoh : George Seurat (1859 - 1891), Paul Signac (1863 - 1935), Paul Gauguin (1848 - 1903), Paul Cezanne (1839 - 1906), Semuanya berasal dari Prancis. 

lukisan karya paul gauguin
lukisan karya paul gauguin (Source: Wikipedia.org)


G. Aliran Pointilisme 

Aliran ini mengembangkan teknik melukis dengan membatasi penggunaan warna, yaitu terbatas pada warna primer saja. untuk menyatakan efek bayangan serta warna warna sekunder, dengan cara menjajarkan warna pokok dalam bentuk-bentuk kecil. Pelopor: George Seurat dan Paul Signac (Perancis) 

H. Aliran Arsitektonisme Cezanne

Aliran ini cenderung mengembangkan bentuk bentuk arsitektonis dengan warna yang murni, yang saling bertumpuk dan berbeda kekuatan warnanya sehingga terasa kedalam dan kepejalannya. Pelopor : Paul  Cezanne (1839 - 1906)

I. Aliran Simbolisme 

 Suatu aliran yang mengungkapkan perasaan diwujudkan dalam bentuk lambang dan mempunyai daya pengaruh tertentu. Umumnya melukiskan pergolakkan batin, seperti kegelisahan, pesimisme, kemurungan yang dijelaskan dalam bentuk sederhana. Tokoh : Paul Gaugin, Perancis (1848 - 1906)
William Blake, Inggris (1757 - 1827) Jan Toorop, Belanda (1858 - 1928).

J. Aliran Ekspresionisme

Ekspresionisme berpangkal pada perasaan subyektif, kekuatan emosional pelukis dinaytakan dengan penyimpangan garis, bentuk dan warna. Pelopor : Vincent Van Gogh, Belanda (1853 - 1890) Untuk tokoh local (indonesia) Pelopornya adalah Affandi.
lukisan karya Vincent Van Gogh
lukisan karya Vincent Van Gogh

K. Aliran Faivosme

Istilah ini berasal dari bahasa Perancis "Des Fauves" yang berarti binatang liar. Warna yang ditampilkan sesuai kemauan (seenaknya), sehingga berkesan liar, lancang, dan bila dirasa perlu, bentuk bentuknya diberi garis tepi (out line) yang tegas. 
Pelopor : Henri Matoasse (1869 -1954) Berasal dari prancis.

I. Aliran Kubisme

Aliran ini mempunyai tiga tingkatan perkembangan :
  1. Pertama : Pelukis mengubah obyek dengan menggunakan unsur unsur geometrik.
  2. Kedua : Kubisme Analitis yaitu obyeknya makin diperinci (Lebih detail) atau dianalisa lewat beberap pengertian. Pada tahap ini pelukisnya memecahkan (memerinci) setiap obyek, seperti contoh : wajan orang, biola, meja, binatang, dll.
  3. Ketiga : Kubisme sisteis yaitu pelukis membebaskan jauh-jauh dari tradisi dan khayalan. Disini obyek dilukis secara realistis dalam permainan susunan komposisi tertentu. 
Tujuan kaum Kubisme melukis gaya ini adalah mengharapkan dapat melihat suatu obyek secara lebih lengkapm lebih jauh, lebih dalam dari apa yang dilihat oleh pandangan mata biasa.
Pelopor : George Braques (Perancis), Pablo Picasso (Spanyol)
Aliran aliran dalam Seni lukis lengkap beserta tokoh
Lukisan karya Pablo Picasso (Source :pablopicasso.org)

M. Aliran Futurisme

Dalam penampilanya cenderung mengambil obyek-obyek yang terpisah. Kemudian digabungkannya kembali. Aliran ini menitik beratkan pada gerakan-gerakan pengulangan bentuk yang berubah-ubah arah, seolah-olah bentuknya bergerak maju. Warna yang ditampilan terkontrol secara baik dan rapi.
Tokoh : Carlo Carra dan Buido Severim dari Italia.

N . Aliran Abstraksionisme

Dalam penggambaranya meninggalkan kenyataan sama sekali. Nilai estetisnya diekspresikan dalam susunan bentuk, garis, dan warna. Bentuknya sulit dikenali. Disini seniman dapat mengembangkan kebebasan secara penuh.

O. Aliran Abstrak Ekspresionisme

Gabungan dari bentuk seni abstrak dengan nilai-nilai emosional yang ekspresif. Aliran ini berkembang di New York.
Tokoh : Jackson Pollock (1912 - 1956)

P. Aliran Dadaisme

Pada dasarnya dadaisme menggunakan material non artistik. Dadaisme merupakan bentuk modern dalam protes menentang seni tradisional yang dulunya seniman tidak berani melanggar. Aliran ini lahir di German pada tahun 1916, merupakan sekelompok pelulkis yang bersifat eksperimental .
Tokoh : Paul Klee dab Kurt Schwitters.
lukisan karya Kurt Schwitters
lukisan karya Kurt Schwitters


Q. Aliran Surrealisme 

Surrealisme merupakan manifestasi analisa ilmu jiwa mengenai ketidaksadaran dalam anatomisme dan impian. Penampilanya sangat tidak logis dan penuh verbal.
Tokoh : Salvador Dali (1904)

R. Aliran Pop Art

Dalam pemilihan obyek aliran ini telah mengada-ada dan biasanya yang menjadi sorotan adalah obyek sehari hari. Kadang kadang menggunakan barang-barang yang tidak terpakai lagi (rongsokan). Secara keseluruhan karyanya seolah olah menampilan kesan sindiran, humor, apa adanya.
Tokoh : Claes Olderburg, Tom wasselman, Cristo. Semua tokoh tersebut berasal dari Amerika.

S. Aliran Optik dan kinetik

Aliran yang terakhir ini adalah aliran optik dan kinetik, Aliran ini menitik beratkan pada bentuk bentuk geometris yang diulang ulang atau garis yang diatur rapi dan terperinci. Teknik ini menuntut kehati-hatian dan merupakan pemecahan secara ideal dati tradisi lukisan serta merupakan kelanjutan dari kubisme yang mengambil dasar bentuk-bentuk geometris. 
Tokoh : Jackson Poliock (Amerika), William de Koomig, Vasarely (dari prancis kelahiran hongoria), Richard Anuszkiewiez, Yulian Stanezak, Andi  Warkol dll.



Aliran seni lukis yang lain masih ada dan mungkin akan bermunculan lagi aliran aliran baru. Hal itu sangat tergantung pada perkembangan seni lukis itu sendiri. namun bagi seorang pelukis tidak dapat meniru dan menarik diri pada salah satu aliran, sebab lukisan sifatnya pribadi.

Trimakasih sekiana artikel kami dengan judul "Aliran aliran dalam Seni lukis lengkap beserta tokoh" Semoga artikel yang kami berikan ini bermanfaat bagi anda. 

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.