January 4, 2015

Bioteknologi pada bidang pertanian

Hari ini saya akan memposting sebuah artikel Biologi dengan judul "Bioteknologi pada bidang pertanian" Di artikel ini kami akan memberikan macam macam bioteknologi pada bidang pertanian, itu apa saja ? berikut.

Bioteknologi pada bidang pertanian

Bioteknologi pada bidang pertanian yakni :

Hidroponik

Apa yang dimaksud dengan Hidroponik ? Hidroponik berasal dari kata bahasa yunanu yakni Hydro yang berarti air dan ponos yang berarti bekerja. Jadi arti dari Hidroponik adalah pengerjaan air atau bekerja dengan air. Dalam praktiknya hidroponik dilakukan dengan banyak metode, tergantung media yang dipakai. 

Adapun metode yang dipakai dalam hidroponik, antara lain : metode kultur air atau menggunakan media air, metode kultur pasir atau menggunakan media pasir, dan metode porus atau menggunakan media pecahan batu batu kecil (kerikil), pecahan batu bata dan lain lain. Metode yang tergolong berhasil dan mudah diterapkan adalah metode pasir. 

Apa kelebihan dari sistem tanam hidroponik ? Berikut ini adalah kelebihan dari sistem tanam hidroponik :
  1. Penggunaan pupuk menjadi lebih henat
  2. Perawatan lebih praktis 
  3. Gangguan hama leih terkontrol
  4. Tanaman hidroponik dilakukan pada lahan atau ruang yang terbatas seperti di halaman rumah, dapur, garasi, dan lainnya
  5. Tanaman Hidroponik dapat tumbuh lebih pesat dengan keadaan tidak kotor dan tidak rusak
  6. Beberapa jenis tanaman bisa dibudidayakan di luar musim.

Aeroponik

Apa yang dimaksud dengan penanaman tanaman secara aeroponik ? Penanaman secara aeroponik adalah menumbuhkan tanaman dengancara membiarkan akarnya bergantung. Pemberian nutrisinya dilakukan dengan cara menyemprotkan unsur hara secara periodik. Apa contoh dari tanaman yang sering ditumbuhkan dengan sistem aeroponik ? Contoh tanamanya adalah tanaman hias seperti anggrek. Teknologi penanaman dengan teknik aeroponik juga dapat dilakukan pada tanaman sayuran.

Bioteknologi pada bidang pertanian
Anggrek - contoh dari tanaman yang
sering ditumbuhkan dengan sistem aeroponik


Teknik aeroponik sekarang telah banyak dilakukan oleh orang, mengapa demikian ? karena caranya sangat sederhana dan peralatanmudah sekali di dapat. Cara kerja penanaman secara aeroponik tidak jauh berbeda dengan penanaman secara hidroponik. Perbedaannya hanya terletak pada media tanam. Hidroponik menggunakan media tanam berupa air, arang, sekam, apsir, dan batu, sedangkan aeroponik tidak membutuhkan media padat hanya cukup dibiarkan bergelanutungan saja. 


2 Comments

Click here for comments
January 7, 2015 at 12:05 AM ×

Bagus nih, saya memang butuh ini, saran saya artikelnya sebelum di posting, di koreksi dulu mas kata2nya, soalnya saya baca tadi ada yang kurang hurufnya atau salah hurufnya :D selain itu sudah bagus..

Reply
avatar
Gerbang Ilmu
admin
January 7, 2015 at 11:19 AM ×

Trimakasih banyak mas atas saran yang mas berikan, nanti saya akan perbaiki dan membuat lebih bagus lagi :) sekali lagi trimakasih

Reply
avatar

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.