November 1, 2014

Manusia sebagai makhluk sosial yang bermoral adalah

manusia sebagai makhluk sosial yang bermoral adalah - Tuhan yang maha esa menciptakan manusia dengan keinginan yang berbeda beda dan tujuan yang berlainan. Masing masing memiliki kemampuan dan kebutuhan yang berbeda beda. Tetapi untuk mengembangkan kemampuan dan kebutuhannya memerlukan bantuan orang lain atau masyarakat.

Manusia secara kodrati atau alamiah merupakan makhluk pribadi (ndividu) dan mkhluk sosial serta makhluk pribadi (individu) dan makluk sosial serta makhluk ekonomi. Sebagai makhluk individu manusia merupakan kesatuan antara jasmani dan rohani, dimana setiap individu memiliki ciri khas yang berbeda seperti perbedaan bentuk, bakat, fisik, cara bergaul, kemampuan, dan lain lain. Sebagai makhluk individu manusia memiliki tiga naruli, meliputi :

  1. Naluri untuk mempertahankan hidup
  2. Naluri mempertahankan keturunan
  3. Naluri ingin tahu dan mencari kepuasan.

Manusia sebagai makhluk individu berarti dalam bertindak atau melakukan aktivitas hanya untuk kepentingan sendiri. Sebagai makhluk individu manusia memiliki 3 naluri yaitu : Naluri untuk mempertahankan hidup, keturunan dan keingintahuan serta naluri mencari kepuasan. Sebagai makhluk sosial manusia hanya mempunyai arti dalam kaitanya dengan manusia lain dalam kehidupan bermsayrakat. Manusia akan berarti jika dapat hidup bersama dengan manusia lain dalam memenuhi kebutuhannya.

Gambar : Manusia sebagai makhluk sosial yang bermoral


Untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia melakukan tindakan sosial. Semenjak kecil amnusia sudah melakukan tindakan sosial. Semakin dewasa, kebutuhan manusia semakin beragam, sehingga tindakan sosialnya semakin besar. TIndakan sosial manusia diperoleh melaluiproses pengalaman dan proses balajar dari orang lain. Tindakan sosial yang dianggap baik dan bermanfaat bagi orang lain atau lingkunganya lama kelamaan akan dianggap sebagai sesuatu yang dianggap sebagai kebiasaan di masyarakat.(sumber : LKS IPS ekonomi)

Pada Hakikatnya kekuatan manusia tidak terletak pada kemauan atau kemampuan jiwanya semata, melainkan pada kemauan untuk bekerja sama dengan orang lain. Salah satu sifat manusia adalah keinginan untuk hidup bersama dengan orang lain. Manusia sebagai makhluk sosial berarti manusia yang dalam memenuhi kebutuhan sosialnya dilakukan dengan atau berorientasi dan dipengaruhi orang lain atau lingkungan masyarakat. Dalam perkembangan dengan lingkungan masyarakat, manusia membutuhkan pendidiakn dan penyesuaian. Perkembangan pendidikan dan penyesuaian manusia dibagi menjadi dua macam bentuk, yaitu sosialisasi dan inkulturasi
 

Pengertian Sosialisasi dan Inkulturasi

A. Sosialisasi

Sosialisasi adalah proses integrasi atau penggabungan individu dengan masyarakat, terutama penyesuaian sikap dan kebiasaan dalam kehidupanya.

Setelah kami baca di Lks Sosialisasi terdapat 2 tahap sosialisasi. Tahap pertama disebut dengan sosial primer, pengertian sosial primer yaitu sosialisasi yang terjadi ketika manusia baru lahir. Pada saat itu manusia dibentuk menjadi makhluk sosial.
 
Selanjutnya Sosial sekunder, sosial sekunder terjadi pada akhir masa kanak kanak dan reamaja. Pada saat in anak anak meninggalkan keluarganya untuk bersekolah dan masuk kedalam pengaruh teman sebaya dan orang dewasa di luar rumahnya.


B. Inkulturasi

Pengertian dari inkulturasi adalah proses penyesuaian, norma dan budaya seseorang dengan masyarakat. Setelah melewati sosialisasi dan inkulturasi, manusia di bagian dari masyarakat sutuhnya. Dalam masyarakat, seseorang membutuhkan bantuan anggota masyarakat yang laun dan membantu anggota masyarakat yang lain. Dengan demikian, manusia sebagai individu memiliki hakikat sebagai makhluk sosial. Untuk itu manusia harus bersikap sesuai dengan nilai, norma, dan budaya luar rumahnya.


Trimakasih sekian artikel dari kami dengan judul Manusia sebagai makhluk sosial yang bermoral semoga artikel yang kami berikan bermanfaat bagi anda. BAca artikel selnajutnya di gerbangilmu.com trimakasih

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.