July 7, 2014

Pengertian dan Macam Macam Erosi

loading...
IPS GEOGRAFI - Selain pelapukan, proses alam eksogen yang lain adalah erosi. Apa yang dimaksud dan apa saja macam macam erosi ? berikut akan kami bahas tentang pengertian erosi dan macam macam erosi lengkap. Sebelumnya di pelajaran IPS Geografi kami memposting artikel dengan judul "Pengertian dan Macam-Macam Pelapukan"

Gambar : Erosi Oleh ombak

Pengertian Erosi

Apa yang dimaksud dengan erosi ? Erosi merupakan kalanjutan dari proses pelapukan batuan oleh air maupun oleh angin. Setelah batuan lapuk atau hancur ataupun lepas lepas, dalam proses erosi akan diangkut atau dibawa dan dipindahkan kemudian diendapkan di tempat yang rendah. Erosi adalah pengikisan dan pengangkutan batuan atau tanah oleh massa zat yang bergerak, seperti air mengalir, angin, ombak, gletser, dan sebagainya. Bahan erosi yang dilarutkan akan dibawa dan diendapkan di tempat yang lebih rendah, seperti di lembah sungai, muara sungai, dan di tempat tempat lain yang lebih rendah.

Macam Macam Erosi

Proses erosi yang terjadi di alam sangat banyak dan jenisnya ada bermacam macam. Berdasarkan tenaga yang pembawa dan mengendapnya, erosi dibedakan menjadi bermacam macam, yaitu: erosi air, erosi angin, erosi gletser, erosi ombak laut, dan erosi lainya. Selanjutnya berikut adalah pengertian dari macam macam erosi tersebut.

  1. Erosi Air
    Erosi air adalahproses terkikis dan terangkutnya lapisan tanah yang disebabkan oleh aktivitas atau gerakan air. Gerakan air tidak hanya mengalir saja, tetapi juga air jatuh dari atas atau menetes. Berikut adalah beberapa contoh erosi yang dilakukan oleh air secara urut adalah sebagai berikut:
    • Erosi Permukaan (Sheet erosion)
      Erosi Permukaan adalah erosi yang disebabkan oleh aliran air permukaan yang bergerak menururni lereng dan mengikis serta mengangkut partikel partikel tanah.
    • Erosi Percikan (Spash erosion)
      Erosi percikan ini terjadi karena tenaga tetesan air hujan yang memecahkan tanah atau batuan dan menghempaskannya. Erosi percikan ini merupakan erosi air awal, yaitu dari tetesan air hujan.
    • Erosi Parit (Gully erosion)
      Erosi parit yaitu erosi yang terjadi di parit parit. Parit adalah aliran air yang dibentuk oleh
      Gambar : Gully Erosion
      alur alur air. Erosi parit ini mempunyai ukuran yang lebih dalam dan lebih lebar dari pada erosi alur. Erosi parit ini penampangnya membentuk huruf V atau huruf U, tetapi kebanyakan membentuk huruf V.
    • Erosi Alur (Rill Erosion)
      Erosi alur yaitu erosi yang terjadi di daerah daerah alur air atau di sungai. Daerah alur adalah tempat berkumpulnya aliran air permukaan yang membentuk alur alur atau sungai.
    • Erosi Air Terjun (Water fall erosion)
      Erosi air terjun adalah erosi yang disebabkan oleh air terjun pada lereng lereng yang terjal erosi yang terjadi pada daerah air terjun ini termasuk erosi vertikal dan bergerak mundur sangat cepat.
    Besar kecil atau kuat lemahnya erosi sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor alam. Beberapa faktor alam yan mempengaruhi kuat lemahnya tenaga erosi antara lain:
    • Kemiringan Lereng
      Semakin miring atau curam keadaan lereng akan semakin besar erosinya dan sebaliknya.
    • Keadaan vegetasi atau tumbuhan
      Semakin banyak tumbuhan atau vegetasi ataupun tanaman suatu tempat, akan semakin kecil erosi yang terjadi.
    • Volume air
      Sebagai tenaga erosi, semakin besar volume air akan semakin kuat daya atau kekuatan erosinya, dan sebagainya.
     
  2. Erosi Angin (Deflasi)
    Erosi angin adalah proses terkikis dan terangkutnya batuan atau tanah oleh tenaga angin. Erosi angin ini juga disebut dengan istilah Deflasi. Proses erosi oleh angin hanya terjadi di daerah yang kering, yaitu di daerah gurun pasir dan pantai berpasir. Erosi angin yang terjadi di daerah berpasir mengakibatkan terbentuknya bukit bukit pasir yang disebut dengan nama sand dunes. Angin yang bertiup kencang dan mengandung pasir bisa mengakibatkan batuan batuan tersebut terkikis dan membentuk batu cendawan. Proses erosi oleh angin yang membentuk batuan cendawan ini disebut korasi.
    Gambar : Sand Dunes

  3. Erosi Gletser (Eksarasi).Erosi gletser adalah proses terkikisnya tanah atau batuan oleh tenaga cairan gletser atau es. Erosi gletser ini hanya terjadi di daerah iklim sedang, daerah iklim dingin dan di pegunungan tinggi. Erosi oleh tenaga gletser atau es yang mengalir menuruni lereng ini disebur eksarasi. Beberapa daerah yang sering terjadi erosi gletser adalah : Pegunungan himalaya, Pegunungan Alpen, Pegunungan Rocky, Puncak jaya Wijaya dan daerah beriklim sedang dan dingin. Bahan hasil erosi biasanya di endapkan di bawah lereng. Bahan endapan erosi gletser baik yang halus maupun kasar disebut morena.

  4. Erosi ombak/Gelombang (Abrasi).
    Erosi ombak adalah proses terkikisnya batuan di daerah pantai terjal yang disebabkan oleh terpaan ombak atau gelombang laut. Proses erosi yang dilakukan oleh ombak atau gelombang laut ini di sebut Abrasi. Abrasi atau erosi ombak akan menyebabkan terbentuknya cliffApa yang dimaksud dengan Cliff ?. Cliff adalah lereng dengan dinding bagian atas menggantung karena dinding bagian bawah terkikis ke dalam. Erosi oleh ombak juga akan membentuk pantai yang berdinding cekung yangg disebut dengan relung.
Terimakasih sekian artikel artikel kami dengan judul  Pengertian dan Macam Macam Erosi Semoga barmanfaat bagi anda.
loading...

8 Comments

Click here for comments
July 13, 2014 at 2:21 AM ×

Ohh ituu tohh arti nyaa
makasih banyakk gann :)

Reply
avatar
Gerbang Ilmu
admin
July 13, 2014 at 10:27 AM ×

Iya mas, sama sama :)

Reply
avatar
helmi junior
admin
July 16, 2014 at 6:11 PM ×

Banyak jugha macamnya erosi.

Reply
avatar
February 27, 2015 at 9:06 AM ×

Alhamdulillah , mksh bnyak infonya

Reply
avatar
albert dimas
admin
February 18, 2016 at 7:05 PM ×

sip gan .. kunbal ilmu-itu-berkah.blogspot.com

Reply
avatar

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.

loading...