July 9, 2014

Hukum Islam Tentang Binatang Halal dan Haram - Agama Islam

Agama Islam - Hari ini kami memposting sebuah artikel tentang agama islam dengan judul Hukum Islam Tentang Binatang Halal dan Haram Hukum islam tentang binatang ada yang halal dan juga ada yang haram. dan berikut adalah Hukum Islam Tentang Binatang Halal dan Haram.

Gambar : Ilustrasi Binatang yang halal


Pada dasarnya setiap barang yang ada di permukaan bumi ini menurut hukum asalnya adalah halal,kecuali apabila ada larangan menurut syara' karena membawa mudharat bagi manusia. Begitu juga halalnya binatang baik yang hidup di air maupun yang hidup di daratan, ada yang dihalalkan dan ada juga yang diharamkan.

Binatang yang halal yaitu binatang yang diperolehkan bagi ummat islam untuk memakanya, sedangkan binatang yang haram adalah binatang yang diharamkan oleh agama islam untuk memakanya karena adnya mudharat (dampak negative) bagi tubuh manusia.

A. Binatang yang Dihalalkan

1. Binatang yang hidup di air
Semua binatang yang hidup di air, baik air laut maupun air tawar adalah halal kecuali yang mengandung racun atau berbahaya bagi kehidupan manusia. Dalal tentang hal ini terdapat dalam Q.s Al-Maidah ayat 96 yang artinya adalah :

Telah dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan memakanya untuk kesenangan bagi kamu dan bagi orang yang berjalan (untuk bekal) dalam perjalanan. (Q.s Al-maidah:96)
Dari abu Hurairah RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: mengenai laut bahwa laut itu suci airnya dan halal bangkainya. (HR. Imam Empat). Dihalalkan bagi kita (makan) dua macam bangkai dan dua macam darah, yaitu bangkai ikan dan belalang dan dua darah ialah hati dan limfa (H.R Imam Daruquthni)

2. Bintang yang hidup di darat
Binatang yang hidup di darat yang termasuk jenis bintang yang baik artinya tidak kotor atau menjijikan dan tidak digolongkan binatang yang haram menurut ketentuan Al-quran dan Hadits adalah halal hukumnya. Untuk memakan daging binatang yang halal ini harus disembelih terlebih dahulu dengan membacakan nama Allah SWT. Contoh binatang darat yang halal seperti binatang ternak, yaitu kerbau, sapi, kambing, ayam, itik, dsb. Atau binatang yang biasa hidup di hutan seperti, kijang, menjangan, burung burung kecil yang tidak berkuku tajam. Dalil tentang hal ini terdapat dalam Q.s Al-maidah ayat 1, yang artinya adalah :

Dihalalkan bagimu (memakan) binatang ternak. (QS. Al-Maidah : 1)

B. Binatang yang Diharamkan

Binatang yang haram dimakan dagingnya oleh ummat islam disebabkan :

1. Haram karena ada Nash . (Al-Qur'an dan Hadits) terdapat dalam Q.s Almaidah ayat 3, yang artinya adalah :
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, hewan yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. (QS. Al-Maidah :3)

2. Haram karena dilarang membunuhnya, contohnya adalah lebah, semut, burung burung hud hud, dan burung suradi. Sabda Rasulullah SAW: 
Dari ibnu Abbas RA. Nabi Muhammad Saw telah melarang membunuh empat macam binatang , yaitu semut, lebah, burung burung hud hud dan burung suradi (H.R. Ahmad dan lainya)
 3. Haram Karena kotor atau jijik seperti Kutu, ulat, kutu anjung, dan belatung. Firman Allah SWT terdapat pada surat Al-A'raf ayat 157 yang artinya :
Allah SWT mengharamkan kepada mereka segala yang menjijikan. (Q.S Al-A'raf : 157)
 4. Haram Karena diperintahkan untuk membunuh, contohnya seperti ular, gagak, tikus, anjing liar, dan burung elang. Sabda Nabi H.R Muslim :
Lima binatang yang jahat hendaknya dibunuh, baik yang ada di tanah halal maupun yang ada di tanah haram yaitu ular, gagak, anjing galak/liar, tikus, dan burung elang. (H.R Muslim)
 5. Binatang yang hidup di dua alam yaitu hidup di daratan dan di air dengan tahan lama contohnya seperti : buaya, katak, penyu, dan lainya.

Manfaat Binatang yang dihalalkan

  1. Dapat mendorong seseorang untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT.
  2. Dapat Mendorong seseorang untuk menjadi hamba yang bersih
  3. Dapat menyehatkan badan dan terhindar dari penyakit
  4. Dapat menenangkan jiwa seseorang sehingga hidupnya tidak gelisah.

Bahaya (mudharat) binatang yang diharamkan

  1. Di akhirat nanti diancam oleh siksa api neraka
  2. Dapat mendorong perbuatan yang negatif
  3. Dapat menyebabkan terjangkit penyakit
  4. Tidak tenang dan selalu gelisah

 Cara menghindari makanan dari binatang yang diharamkan

  1. Mencari informasi tentang makanan yang bersumber dari binatang yang diharamkan melalui berbagai sumber.
  2. Selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi
  3. Selalu waspada terhadap makanan yang bersumber dari binatang yang diharamkan.
 Terimakasih sekian artikel kami dengan judul Hukum Islam Tentang Binatang Halal dan Haram  Semoga artikel yang kami berikan bermanfaat bagi anda dan semuanya.

6 Comments

Click here for comments
July 14, 2014 at 2:12 PM ×

kalo kepiting haram atau halal gan? masih jadi perdebatan tuh :D

Reply
avatar
Gerbang Ilmu
admin
July 14, 2014 at 6:06 PM ×

Kepiting ada ulama yang mengatakan haram dan juga di katakan halal, tapi kepiting itu sih menurut saya haram soalnya hidup di dua alam, beda lagi dengan kepiting rajungan :)

Reply
avatar
helmi junior
admin
July 16, 2014 at 6:01 PM ×

Kayaknya kepiting itu diharamkan, karena hidup di dua alam.

Reply
avatar
Gerbang Ilmu
admin
July 16, 2014 at 6:35 PM ×

Iya mas, memang haram, saya juga mengatakan kepiting haram :) trimakasih kunjungannya

Reply
avatar
January 4, 2016 at 12:28 PM ×

Kalau keong sawah dan sesamanya yg biasanya dimakan

Reply
avatar
Gerbang Ilmu
admin
January 4, 2016 at 10:21 PM ×

Ya ada ulama yang megatakan keong sawah itu hallal

Reply
avatar

Berkomentar dengan sopan dan benar, trimakasih.